twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Wajah-wajah Hantu misterius yang terlukis di Lantai Gedung di Belmez Spanyol

Hanya
sedikit orang yang punya pengalaman mengerikan seperti keluarga Maria
Gomez Pereira. Fenomena kemunculan tiba-tiba suatu citra di lantai
dapur rumah mereka. Sebuah penampakan wajah mengerikan mirip manusia!
Fenomena
luar biasa ini terjadi di suatu rumah di kawasan Desa Belmez dekat
Cordoba, Spanyol. Setelah menempati rumah di kawasan Street Real 5,
Belmez, Spanyol, kejadian itu pun bermula. Keluarga Maria Gomez Pereira
tak pernah menyangka bahwa di rumah mereka terjadi aktivitas paranormal
paling menggetarkan.







Pada
23 Agustus 1971, di hari yang panas dan kering, anak Maria yang sedang
duduk bersama neneknya di dapur rumah itu tiba-tiba kaget. Ia melihat
sebuah gambar yang tiba-tiba muncul di lantai marmer. Ia memberitahu
sang nenek yang langsung tersentak begitu melihat potongan wajah yang
sedikit suram itu. Kehebohan semakin bertambah saat seluruh penghuni
rumah melihat imej wajah manusia dengan ekspresi sedih dan memilukan di
lantai dapur rumah mereka. Tak ada yang bisa menduga dari mana citra
itu muncul, semua terjadi dengan tiba-tiba.

Suami
Maria yang tak ingin rumahnya menjadi bahan gosip di desa itu,
kemudian berusaha menghapus citra gambar dengan semua cara. Namun
sesuatu yang menyeramkan justru terjadi. Gambar di lantai keramik itu
bukannya menghilang, tetapi malah mengubah ekspresinya. Wajah itu
semakin pilu dan matanya membuka semakin lebar!

Dalam
periode waktu tertentu, gambar itu pun mengabur dan lenyap, namun
kemudian muncul lagi. Proses ini terjadi dalam interval waktu dan saat
yang tidak bisa diduga. Ketakutan dan kepanikan melanda, sehingga sang
suami memutuskan untuk menghancurkan keramik di lantai dapur dan
menutupnya dengan semen.

Seminggu
kemudian, citra wajah kedua justru muncul di lapisan semen yang baru
itu. Kali ini lebih jelas daripada yang pertama. Dengan rasa putus asa
dan ketakutan yang semakin memuncak, keluarga Maria kemudian menghubungi
pejabat pemerintah setempat untuk melakukan penyelidikan.

Setengah
percaya setengah tidak, sebuah tim pemeriksa dikirim. Mereka melakukan
pemeriksaan detail selama seminggu. Saran untuk menggali bagian lantai
bangunan disetujui. Jauh di bawah tanah, mereka menemukan sesuatu yang
mengejutkan. Sebuah celah dengan kerangka manusia yang terjepit.
Terkubur dalam himpitan batu dan semen. Kerangka dari abad pertengahan.

Kerangka
itu kemudian dievakuasi dan bekas galian ditutup dan dilapis dengan
semen. Namun beberapa minggu kemudian, wajah yang lain muncul di tempat
yang sama. Lalu muncul lagi wajah berikutnya, sampai akhirnya beberapa
wajah terlihat di seluruh semen lantai dapur! Gambar-gambar wajah itu
muncul dengan jelas, lalu perlahan menghilang dan muncul kembali.
Polanya sangat acak dan tidak bisa dipastikan kapan gambar itu akan
muncul atau menghilang.

Seberapa
besar pun usaha keluarga Pereira untuk menghapusnya, wajah-wajah pilu
yang menyeramkan selalu muncul kembali dan kembali… Kejadian ini
berlangsung sekian lama.

Otoritas
setempat kemudian menyegel dapur rumah itu. Tetapi tak lama setelah
penyegelan dan larangan memasuki dapur diberlakukan, wajah-wajah hantu
itu justru muncul di ruang lain di rumah itu. Ada empat wajah lelaki
dan satu wajah perempuan. Ekspresinya tampak begitu memilukan. Seperti
sedang menanggung derita yang amat sangat.

Rumah
keluarga Maria Gomez Pereira di Belmez, telah menjadi sebuah rumah
yang menyeramkan. Dipenuhi teror ketakutan. Setiap orang yang berada di
sana bisa merasakan bulu kuduk mereka merinding dengan rasa takut yang
menyengat!

Fenomena
aneh ini memancing sejumlah ahli dan peneliti yang penasaran. Mereka
secara bergantian melakukan penelitian dari lantai dapur sampai ke
seluruh rumah. Namun hingga kini belum ada teori dan jawaban yang cukup
memuaskan. Apakah yang sebenarnya terjadi di Belmez? Wajah-wajah siapa
yang tercitra di lantai rumah itu?

Muncul Selama 30 Tahun


Wajah-wajah hantu
di Belmez menjadi topik bahasan yang hangat. Fenomena yang terjadi di
lantai dapur dan rumah Maria Gomez Pereira, menimbulkan banyak
kontroversi.

Selama 30 tahun, wajah-wajah hantu
di Belmez, sejak penampakan pertamanya, masih juga terlihat di rumah
itu. Selama 30 tahun lebih, tetap saja belum ada konklusi (kesimpulan)
yang benar-benar memuaskan.

Turis
pun tertarik untuk berkunjung ke kawasan Street Real 5, Belmez,
Spanyol ingin melihat langsung keanehan yang ada di rumah Maria.
Sementara sejumlah paranormal dan ilmuwan secara kontiniu tetap
mengkaji peristiwa itu. Bahkan melakukan rekaman dengan tape recorder
khusus dan alat uji suhu di sekitar lokasi fenomena muncul. Sejak Maria
meninggal di usia 85 pada Februari 2004, wajah-wajah hantu
sempat menghilang sekian lama. Namun wajah-wajah itu dilaporkan
kembali menghantui rumah Maria Gomes Pereira di Belmez. Walau ada yang
bisa dibuktikan sebagai tipuan ilmiah, hingga kini perdebatan masih
berlanjut. (berbagai sumber)

Fenomena Poltergeist?
Citra
sejumlah wajah yang muncul di lantai rumah Maria Gomez Pereira diklaim
sebagai sebuah fenomena poltergeist paling mencekam di abad 20!
Menjadi suatu misteri terbesar yang berhubungan dengan aktivitas
paranormal. Benarkah ini perwujudan arwah-arwah penasaran?

Penampakan wajah-wajah di Belmez dikenal sebagai The Faces of Belmez atau ada yang menyebutnya sebagai The Belmez’s Faces.



Ini
menjadi kajian ilmiah dan paranormal yang menarik di penghujung abad
ke-20. Banyak yang menduga ini merupakan fenomena poltergeist, yaitu
aktivitas arwah, roh atau hantu yang menampakkan diri secara langsung atau tidak langsung pada manusia, agar diketahui keberadaannya.

Sejumlah
hasil riset ilmiah dan paranormal mengemukakan sejumlah teori mengenai
hal ini. Dari semua yang pernah dipublikasikan, ada dua teori yang
hampir bisa dipercaya. Yakni proyeksi penampakan akibat pemikiran
(thoughtographic hypotesis) dan citra yang sengaja dibuat (the forgery
hypothesis). Dua hipotesis ini adalah yang paling kontroversial dibahas
dalam banyak jurnal ilmiah dan parapsikologi (ilmu yang mempelajari
fenomena psikis).

Thoughtographic Hypotesis
Ini adalah salah satu hipotesis yang menjelaskan fenomena wajah-wajah hantu
di Belmez yang berkembang di Inggris dan Spanyol. Hipotesis ini
merupakan hasil penelitian detail dari Hans Bender dan German de
Argumosa.

Tetapi
hanya Bender yang pernah menulis dalam jurnal Zeitschrift für
Parapsychologie (sebuah jurnal ilmiah parapsikologi) perihal The Faces
of Belmez yang merupakan pencitraan poltergeist. Sementara Argumosa
yakin bahwa penelitan selama dua tahun oleh ahli parapsikologi Spanyol
membuktikan bahwa wajah-wajah di Belmez merupakan bukti adanya
aktivitas “sihir” peninggalan masa gothic yang misterius.

Banyak
warga Belmez dan Eropa yang meyakini bahwa kedua peneliti itu benar.
Mereka yakin bahwa citra wajah itu bukan buatan tangan manusia, namun
akibat aktivitas paranormal.

Kesimpulan
ini senada dengan golongan peneliti yang menganggap bahwa pencitraan
pikiran sang pemilik rumah melalui kemampuan psikokinetis-lah (semacam
telepati) yang menimbulkan gambar-gambar wajah itu. Artinya, kekuatan
pemikiran Maria Gomez Pereira secara sengaja atau tidak sengaja telah
memancing “alam” untuk melakukan sesuatu.

Forgery Hypothesis
Bertolak belakang dengan hipotesis sebelumnya, sejumlah ahli lain meyakini bahwa citra wajah hantu
di Belmez adalah ulah manusia. Ini dipublikasikan dalam sebuah artikel
pada Juli 1993 di Journal of the Society for Psychical Research.

Luis
Ruiz-Noguez (sang penulis) mencatat bahwa berdasarkan temuan dan uji
sampel, diyakini beberapa di antaranya melibatkan bahan kimia buatan
seperti zinc, lead dan chromium atau campuran zat resin dan teknik
pencitraan bahan-bahan fotografi yang peka terhadap cahaya.

Bahan-bahan
kimia ini bisa memunculkan efek gambar yang dramatis dan penggunaan
semacam teknologi lukis tertentu. Pemanfaatan efek gambar dengan bahan
kimia ini sering dipakai oleh penyihir untuk meyakinkan orang bahwa ini
merupakan fenomena gaib.

Belum Terpecahkan
Sampel
keramik dan semen yang dipakai di rumah Maria di Belmez serta sejumlah
foto-foto hasil pemotretan fotografer terhadap citra di rumah itu
menjadi bahan kajian yang menarik. Namun kontroversi mengenai
penampakan itu belum juga usai.

Sampai
awal abad 21, The Faces of Belmez tetap tergolong misteri yang tak
terpecahkan. Tidak ada penjelasan yang benar-benar bisa membuktikan
apakah citra wajah itu palsu seratus persen hasil buatan manusia, atau
memang fenomena poltergeist.

Semua
masih membutuhkan penelitian dan penjelasan lebih lanjut. Hasil riset
yang dilakukan lembaga resmi ilmiah atau lembaga informal, tetap saja
tidak bisa memuaskan. Tidak semua sampel yang diteliti mengacu pada satu
kesimpulan yang pasti. The Faces of Belmez pun tetap menjadi misteri.

Metodologi
dan uji laboratorium terhadap sampel keramik dan semen serta analisis
fotografi mengenai fenomena di Belmez tetap diragukan. Ada penelitian
yang menemukan residu bahan kimia dari sampel, ada yang tidak. Ada foto
yang dikategorikan palsu, ada yang tidak. Inilah yang memunculkan
keraguan.

Ada
misteri besar yang memunculkan keraguan terhadap hasil penelitian ini,
terutama dua temuan yang benar-benar tidak terjelaskan. Yang pertama,
analisis kerangka dan tipelogi bebatuan yang ditemukan di bawah lantai
dapur rumah Maria Gomez Pereira. Yang kedua, rekaman tape yang
menangkap suara pada frekuensi tertentu (tak terdengar manusia) yang
mirip dengan rapalan mantra masa gothic dan jeritan lirih kesakitan.

Banyak
yang menyimpulkan bahwa kerangka dan bebatuan yang ditemukan di bawah
rumah itu merupakan sisa peninggalan masa penyiksaan dan pembantaian
penyihir di abad pertengahan. Pembantaian dengan cara membakar dan
mengubur hidup-hidup.

Rekaman
tape bisa diasumsikan sebagai aktivitas poltergeist yang terekam
sebagai proyeksi suara dari kejadian saat pembantaian para penyihir.
Kedua hal ini mengaju pada kesimpulan publik bahwa wajah-wajah di
Belmez adalah sebuah pesan bahwa banyak arwah penasaran yang menuntut
penguburan yang layak dan pengampunan. Anda boleh percaya, boleh tidak!

sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/wajah-wajah-hantu-di-lantai-sebuah.html



0 komentar:

Poskan Komentar